44 artikel dengan tag regulasi drone indonesia.
7 Agustus 2026
Pengiriman barang dan logistik menggunakan drone bukan lagi fiksi ilmiah. Artikel ini membahas regulasi, tantangan, dan peluang sertifikasi pilot drone kargo di Indonesia, dari BVLOS hingga "last mile delivery".
6 Agustus 2026
WNA yang ingin mengoperasikan drone secara profesional di Indonesia menghadapi regulasi yang spesifik. Artikel ini mengulas persyaratan dan proses sertifikasi Remote Pilot Certificate (RPC) untuk WNA, termasuk opsi kerja sama dengan pilot lokal.
Pengoperasian drone komersial di Indonesia menuntut lebih dari sekadar keahlian menerbangkan. Artikel ini membahas kaitan erat antara kepemilikan Remote Pilot Certificate (RPC) dan asuransi penerbangan, dua pilar penting yang sering diabaikan namun krusial untuk memastikan keamanan, kepatuhan regulasi, dan mitigasi risiko finansial.
Banyak yang mengira drone ringan seperti DJI Mini series bebas dari regulasi. Namun, apakah benar tidak ada persyaratan sertifikasi remote pilot untuk drone dengan bobot di bawah 250 gram? Mari kita bedah aturannya.
Memahami pentingnya dan proses sertifikasi Remote Pilot (RPC) bagi operator drone komersial di Indonesia adalah langkah krusial. Artikel ini mengulas tuntas syarat, prosedur, hingga relevansi regulasi DKPPU untuk memastikan operasi drone Anda legal dan profesional.
Dapatkan panduan lengkap mengurus Remote Pilot Certificate (RPC) dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) melalui platform SIDOPI GO. Pahami setiap tahapan, mulai dari pelatihan hingga penerbitan sertifikat resmi.
Sertifikasi Remote Pilot (RPC) bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama bagi legalitas dan profesionalisme operator drone komersial di Indonesia. Memahami urgensi dan prosesnya adalah langkah awal menuju karir drone yang aman dan sukses.
5 Agustus 2026
Operasi Beyond Visual Line of Sight (BVLOS) atau misi drone jarak jauh bukan lagi sekadar impian, melainkan kebutuhan mendesak di berbagai sektor industri. Pelatihan khusus sangat diperlukan untuk memastikan pilot memiliki kompetensi teknis dan prosedural yang mumpuni.
Drone lazim dikelompokkan sebagai kecil, menengah, dan besar berdasarkan bobot. Tetapi di Indonesia, Remote Pilot Certificate tidak dipecah mengikuti kelompok itu. Regulasi hanya mengatur rentang 250 gram sampai 25 kg dengan satu rating, dan bobot menentukan kebutuhan izin operasional, bukan tingkatan sertifikat.