Remote Pilot AcademyRemote Pilot Academy

Fly Zone Drone Indonesia, Cara Cek Zona Terbang Sebelum Menerbangkan Drone

Kembali ke Blog
Regulasi1 Agustus 20264 menit baca

Fly Zone Drone Indonesia, Cara Cek Zona Terbang Sebelum Menerbangkan Drone

Sebelum menerbangkan drone, Anda perlu tahu status lokasi Anda, boleh terbang, terbatas, atau terlarang. Artikel ini membahas jenis zona ruang udara yang diatur di Indonesia dan cara memeriksanya lewat peta Fly Zone dari Drone Indonesia di drone.co.id/maps/fly-zone.

Tampilan peta Fly Zone Drone Indonesia yang menampilkan zona terbang drone di suatu wilayah

Hal pertama yang perlu Anda pastikan sebelum menerbangkan drone adalah status lokasinya. Setiap titik di ruang udara Indonesia punya status, boleh diterbangi, terbatas dan butuh izin, atau terlarang. Salah menilai status ini bisa berujung pada penyitaan alat, denda administratif, sampai proses hukum.

Batas-batas zona ini tersebar di beberapa aturan dan tidak terlihat di lapangan. Tim Drone Indonesia merangkumnya di peta Fly Zone pada drone.co.id/maps/fly-zone, satu peta interaktif yang menampilkan lapisan-lapisan zona sekaligus. Artikel ini membahas jenis zonanya lebih dulu, lalu cara membacanya di peta.

Jenis Zona Ruang Udara yang Diatur di Indonesia

Pengoperasian drone di Indonesia tunduk pada PM 37 Tahun 2020 tentang pengoperasian pesawat udara tanpa awak di ruang udara yang dilayani Indonesia, serta PKPS Bagian 107 (PM 63 Tahun 2021). Dari kedua aturan ini, ada beberapa kategori zona yang perlu Anda pahami.

  • Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), wilayah di sekitar bandar udara yang operasinya sangat dibatasi. Untuk bandara yang belum memiliki KKOP resmi, PM 37 menetapkan batas titik koordinat yang berfungsi sama, termasuk area dalam radius 3 mil laut dari titik koordinat helipad di luar KKOP.
  • Kawasan Udara Terlarang (Prohibited Area), ruang udara dengan pembatasan permanen bagi semua pesawat udara, seperti di atas Istana Kepresidenan dan objek vital tertentu.
  • Kawasan Udara Terbatas (Restricted Area), ruang udara yang hanya dapat digunakan pada waktu tertentu dan memerlukan persetujuan instansi yang berwenang, misalnya kawasan latihan militer.
  • Controlled Airspace, ruang udara yang dilayani pemanduan lalu lintas penerbangan. Pengoperasian drone di sini membutuhkan persetujuan Direktur Jenderal.
  • Area pemukiman (populated area), PM 37 Butir 3.4 mensyaratkan aspek tambahan untuk terbang di atas pemukiman, mulai dari jaminan tanggung jawab pihak ketiga sampai jalur penerbangan yang disetujui.

Di luar zona-zona itu, batas dasar tetap berlaku, yaitu terbang tidak lebih dari 120 meter (400 kaki) di atas permukaan tanah dan dalam jarak pandang visual. Rinciannya kami bahas di batas ketinggian terbang drone di ruang udara Indonesia dan di pembahasan PM 37 Tahun 2020. Sebagian batas ini diterjemahkan menjadi geofencing di firmware drone, walau geofencing pabrikan tidak selalu sama persis dengan peta zona resmi.

Mengenal Peta Fly Zone dari Drone Indonesia

Peta Fly Zone Drone Indonesia menampilkan lapisan KKOP, kawasan terlarang, kawasan terbatas, dan batas ruang udara terkontrol dalam satu peta yang bisa digeser dan diperbesar. Arahkan peta ke titik rencana terbang, lalu lihat zona apa saja yang menutupinya.

Fitur pada peta Fly Zone Drone Indonesia untuk memeriksa zona terbang

Peta ini membantu Anda menilai situasi lebih awal. Keputusan resmi tetap ditentukan lewat pengajuan izin di SIDOPI GO, atau lewat keputusan Anda membatalkan rencana terbang saat zonanya terlarang.

Cara Menggunakan Peta Fly Zone Drone Indonesia

Berikut langkah-langkah membaca peta Fly Zone di drone.co.id/maps/fly-zone.

1. Pilih Tampilan Peta

Awali dengan memilih tampilan peta. Tampilan satelit membantu Anda mengenali landmark di lapangan, sedangkan tampilan jalan lebih ringan untuk membaca batas zona.

Memilih tampilan peta pada Fly Zone Drone Indonesia

2. Cari Lokasi Rencana Terbang

Gunakan kolom pencarian untuk menuju ke nama tempat, alamat, atau area kerja Anda. Peta akan berpindah ke lokasi tersebut sehingga Anda bisa langsung melihat zona di sekitarnya.

Mencari sebuah lokasi di peta Fly Zone Drone Indonesia

3. Tampilkan atau Sembunyikan Layer Zona

Setiap jenis zona berada di layer terpisah yang bisa dinyalakan dan dimatikan. Nyalakan hanya layer yang relevan supaya peta tidak terlalu penuh, misalnya fokus pada KKOP dan kawasan terlarang saat menilai area perkotaan.

Layer zona yang bisa ditampilkan atau disembunyikan di Fly Zone Drone Indonesia

4. Klik Kanan pada Titik yang Ingin Diperiksa

Klik kanan di titik rencana terbang untuk memunculkan menu berisi tiga pilihan, salah satunya untuk memeriksa zona pada koordinat tersebut.

Menu klik kanan dengan tiga pilihan pada peta Fly Zone Drone Indonesia

5. Pilih Check Here untuk Detail Zona

Pilih opsi Check Here, dan peta akan menampilkan detail zona yang berlaku tepat di titik itu, termasuk jenis kawasan dan batasannya. Dari sini Anda tahu apakah lokasi tersebut bebas, butuh izin, atau terlarang.

Hasil Check Here yang menampilkan detail zona terbang pada satu titik di peta Drone Indonesia

Baca Juga

Memahami Batas Ketinggian Terbang Drone yang Diizinkan di Ruang Udara Indonesia

Drone terbang di atas cakrawala kota dengan gedung-gedung tinggi

Lihat Cara Pakainya dalam Video

Video singkat berikut memperlihatkan alur penggunaan peta Fly Zone Drone Indonesia, dari mencari lokasi sampai memeriksa detail zona.

Setelah Zona Diketahui, Apa Langkah Berikutnya

Kalau titik terbang berada di area bebas dan operasi Anda masih dalam batas standar, Anda tetap wajib meregistrasi drone dan mengantongi Remote Pilot Certificate untuk operasi selain rekreasi. Alurnya kami jelaskan di cara kerja sistem SIDOPI GO.

Kalau titik terbang menyentuh KKOP, kawasan terlarang, kawasan terbatas, atau ruang udara terkontrol, Anda perlu mengurus persetujuan terlebih dahulu. Untuk area bandara, prosesnya kami rangkum di prosedur perizinan terbang drone di kawasan bandara, dan koordinasi dengan AirNav Indonesia biasanya melibatkan penerbitan NOTAM.

Cek Zona Dulu, Baru Terbang

Pengecekan fly zone layak menjadi bagian tetap perencanaan misi, sejajar dengan cek cuaca dan cek baterai. Lakukan di peta Fly Zone Drone Indonesia setiap kali Anda pindah lokasi kerja. Referensi lain seputar regulasi dan operasional drone tersedia di drone.co.id.

Untuk memahami keseluruhan kerangka aturannya, dari zona, ketinggian, sampai perizinan, baca panduan regulasi drone komersial berdasarkan aturan DKPPU. Untuk membangun kompetensi ini secara formal, program Sertifikasi Remote Pilot (RPC) memasukkan pembacaan ruang udara dan prosedur perizinan sebagai materi wajib.

Liu Purnomo

Ditulis oleh

Liu Purnomo

Founder & CEO, PT Remote Pilot Indonesia

Liu Purnomo adalah profesional industri drone, penulis, dan instruktur bersertifikat dengan lebih dari satu dekade pengalaman di teknologi UAV, pemetaan udara, dan penginderaan jauh (remote sensing). Sebagai Founder Remote Pilot Indonesia, ia berdedikasi untuk memajukan inovasi drone dan pendidikan profesional di Indonesia.