Remote Pilot AcademyRemote Pilot Academy

Panduan Lengkap Sertifikasi Pilot Drone di Medan dan Sumatera Utara

Kembali ke Blog
Sertifikasi8 Agustus 20265 menit baca

Panduan Lengkap Sertifikasi Pilot Drone di Medan dan Sumatera Utara

Mewujudkan karir profesional sebagai pilot drone di Medan dan Sumatera Utara kini lebih mudah dengan panduan sertifikasi ini. Pahami regulasi, persyaratan, dan proses untuk memperoleh Remote Pilot Certificate (RPC) yang diakui DKPPU.

Pilot drone profesional sedang menerbangkan drone di area perkebunan Sumatera Utara

Pemanfaatan teknologi drone di berbagai sektor industri terus berkembang pesat, termasuk di wilayah Medan dan Sumatera Utara. Dari pemetaan lahan perkebunan, inspeksi infrastruktur, hingga dokumentasi pariwisata, kebutuhan akan pilot drone profesional yang tersertifikasi semakin tinggi. Namun, untuk mengoperasikan drone secara legal dan aman di ruang udara Indonesia, setiap individu wajib memiliki Remote Pilot Certificate (RPC) yang diterbitkan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU).

Proses sertifikasi ini memastikan bahwa pilot drone memiliki kompetensi teknis dan pemahaman regulasi yang memadai, sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan insiden penerbangan. Tanpa sertifikasi resmi, operasional drone Anda tidak hanya berisiko melanggar hukum, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan publik dan properti di sekitar area penerbangan.

Artikel ini akan memandu Anda memahami langkah-langkah, persyaratan, dan hal-hal penting terkait sertifikasi pilot drone, khususnya bagi Anda yang berdomisili di Medan dan sekitarnya. Dengan informasi ini, Anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menjadi pilot drone profesional yang diakui.

Memahami Regulasi Drone di Indonesia dan Peran DKPPU

Dasar hukum utama yang mengatur operasional dan sertifikasi pilot drone di Indonesia adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2021 tentang Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak (SPUKTA). Regulasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari persyaratan teknis drone hingga sertifikasi personel yang mengoperasikannya. Sejak disahkannya Undang-Undang Ruang Udara pada 2025, aspek keamanan wilayah udara juga semakin diperkuat, yang berdampak pada beberapa prosedur operasional drone.

DKPPU adalah otoritas yang bertanggung jawab penuh dalam menerbitkan Remote Pilot Certificate (RPC). Seluruh proses administrasi terkait sertifikasi ini dilakukan secara digital melalui platform SIDOPI GO. Platform ini menjadi gerbang utama bagi para calon pilot drone untuk mendaftar, melengkapi dokumen, hingga memantau status sertifikasi mereka.

Oleh karena itu, sebelum melangkah lebih jauh, sangat penting bagi Anda untuk memahami kerangka regulasi ini. Kepatuhan terhadap PM 63 Tahun 2021 bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga fondasi untuk operasional drone yang aman dan bertanggung jawab.

Syarat dan Prosedur Pendaftaran Sertifikasi Melalui SIDOPI GO

Untuk mengajukan sertifikasi pilot drone, ada beberapa persyaratan dasar yang harus Anda penuhi. Berdasarkan regulasi dan praktik terkini, calon pilot wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun. Kesehatan jasmani dan rohani juga menjadi kriteria penting, yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

Selain itu, Anda harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku dan pas foto terbaru dengan latar belakang merah. Yang tak kalah krusial adalah bukti telah mengikuti pelatihan di UAS Training Center (UASTC) yang terdaftar resmi. Remote Pilot Academy, sebagai UASTC terkemuka, siap membantu Anda memenuhi persyaratan ini melalui program pelatihan komprehensif kami.

Setelah semua persyaratan dokumen siap, proses pendaftaran sertifikasi dilakukan sepenuhnya secara digital melalui platform SIDOPI GO. Langkah-langkahnya meliputi pembuatan akun, melengkapi profil dengan data diri, memilih UASTC tempat Anda berlatih, dan melakukan pembayaran sesuai tarif yang berlaku. Setelah itu, Anda tinggal menunggu konfirmasi jadwal pelatihan dan ujian.

Komponen Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pilot Drone

Pelatihan sertifikasi pilot drone terdiri dari dua komponen utama, ground school (teori) dan flight training (praktik). Materi ground school mencakup 12 area pengetahuan aeronautika yang ditetapkan dalam CASR Part 107. Topik-topik penting yang akan Anda pelajari meliputi regulasi penerbangan sipil Indonesia, klasifikasi wilayah udara, meteorologi operasional, prosedur darurat, aerodinamika, manajemen baterai, hingga faktor manusia dalam operasi drone. Pelatihan teori ini umumnya berlangsung 3-5 hari, tergantung UASTC yang Anda pilih.

Sementara itu, sesi flight training akan membekali Anda dengan keterampilan praktis mengoperasikan drone. Anda akan berlatih inspeksi pra-penerbangan, konfigurasi drone, lepas landas dan pendaratan presisi, hovering stabil, manuver dasar (maju, mundur, menyamping), hingga penerbangan pola dan prosedur darurat seperti fail-safe dan pendaratan darurat. Latihan terbang ini krusial untuk membangun kepercayaan diri dan kemahiran Anda dalam mengendalikan drone di berbagai situasi.

Setelah pelatihan, Anda akan menghadapi ujian sertifikasi yang juga dibagi menjadi dua tahap, ujian teori dan ujian praktik. Ujian teori menguji pemahaman Anda terhadap 12 area pengetahuan aeronautika, dengan passing grade 70%. Ujian praktik akan menilai kemampuan terbang Anda secara langsung, meliputi presisi kendali, kepatuhan instruksi manuver, dan penanganan skenario darurat simulasi. Instruktur kami di Remote Pilot Academy akan memastikan Anda siap menghadapi kedua ujian ini.

Baca Juga

Sertifikasi Pilot Drone, Roadmap Menuju Integrasi Aman Ruang Udara Nasional

Seorang pilot drone profesional mengoperasikan drone di area perkotaan dengan latar belakang langit biru

Peluang Karir Pilot Drone di Sumatera Utara

Dengan sertifikasi RPC di tangan, gerbang menuju berbagai peluang karir profesional di Medan dan Sumatera Utara akan terbuka lebar. Kebutuhan akan pilot drone terlatih terus meningkat di berbagai sektor. Di sektor perkebunan dan pertanian, misalnya, drone digunakan untuk pemantauan tanaman, penyemprotan presisi, dan analisis kesehatan lahan, yang dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang aplikasi ini melalui pelatihan drone untuk pertanian dan perkebunan.

Sektor infrastruktur juga menjadi ladang pekerjaan yang menjanjikan. Pilot drone dibutuhkan untuk survei dan pemetaan jalan tol, inspeksi jembatan, dan pemantauan proyek konstruksi. Pelatihan pilot drone untuk operasional jalan tol adalah contoh bagaimana keahlian ini sangat dibutuhkan. Bahkan, di sektor properti dan real estate, drone digunakan untuk dokumentasi visual, survei lahan, dan promosi properti. Meningkatkan keunggulan proyek dengan pelatihan pilot drone dapat memberikan Anda keunggulan kompetitif.

Selain itu, sektor pariwisata di Sumatera Utara yang kaya akan destinasi menarik juga membutuhkan pilot drone untuk fotografi dan videografi udara. Dengan kemampuan mendokumentasikan keindahan alam dari perspektif baru, Anda dapat berkontribusi pada promosi destinasi wisata lokal. Anda bisa eksplorasi potensi ini dengan pelatihan pilot drone untuk potensi wisata. Sertifikasi RPC bukan sekadar lisensi, melainkan investasi untuk masa depan karir Anda.

Memilih UASTC Tepat dan Langkah Selanjutnya

Memilih UAS Training Center (UASTC) yang tepat adalah langkah krusial dalam perjalanan Anda menuju sertifikasi pilot drone. Pastikan UASTC tersebut terdaftar resmi di DKPPU dan memiliki instruktur berpengalaman yang juga pemegang RPC. Remote Pilot Academy menawarkan program pelatihan yang komprehensif, mulai dari Sertifikasi Remote Pilot (RPC) hingga spesialisasi seperti Fotogrametri & Pemetaan Udara dengan Drone.

Biaya sertifikasi bervariasi antar UASTC, umumnya berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 15 juta, tergantung paket dan level sertifikasi yang dipilih. Biaya ini biasanya sudah mencakup pelatihan, materi, dan biaya ujian. Durasi keseluruhan proses, dari pendaftaran hingga menerima sertifikat, rata-rata memakan waktu 2-4 minggu, sangat bergantung pada ketersediaan jadwal dan kelengkapan dokumen Anda.

Setelah memperoleh RPC, perlu diingat bahwa sertifikat ini memiliki masa berlaku tertentu. Anda wajib mengikuti proses perpanjangan (recurrent) sebelum masa berlakunya habis, yang mencakup bukti jam terbang aktif dan ujian ulang yang lebih ringkas. Jangan tunda lagi langkah Anda untuk menjadi pilot drone profesional. Segera hubungi Remote Pilot Academy untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan program pelatihan drone yang tersedia di wilayah Anda.

Liu Purnomo

Ditulis oleh

Liu Purnomo

Founder & CEO, PT Remote Pilot Indonesia

Liu Purnomo adalah profesional industri drone, penulis, dan instruktur bersertifikat dengan lebih dari satu dekade pengalaman di teknologi UAV, pemetaan udara, dan penginderaan jauh (remote sensing). Sebagai Founder Remote Pilot Indonesia, ia berdedikasi untuk memajukan inovasi drone dan pendidikan profesional di Indonesia.