
Persiapan uji kompetensi jabatan Ahli Muda Survei Pemetaan Udara yang diakui BNSP, mengacu pada SKKNI bidang informasi geospasial, untuk lulusan Teknik Geodesi/Geomatika dan praktisi survei yang ingin naik kelas ke pemetaan berbasis drone.
Sertifikasi kompetensi jabatan Ahli Muda Survei Pemetaan Udara adalah pengakuan resmi bagi tenaga kerja yang merencanakan dan mengawasi kegiatan survei pemetaan berbasis udara, termasuk akuisisi data dengan drone. Skema ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang keselamatan kerja (Kepmenaker Nomor 38 Tahun 2019) dan bidang informasi geospasial (Kepmenaker Nomor 172 Tahun 2020), sehingga cakupan kompetensinya jauh lebih luas dibanding sekadar menerbangkan drone, mulai dari manajemen risiko K3, perencanaan teknis akuisisi data, hingga jaminan mutu peta.
Program Remote Pilot Academy ini menyiapkan peserta menghadapi uji kompetensi resmi atas 8 unit kompetensi jabatan tersebut, mencakup perencanaan teknis fotogrametri, pemindaian laser udara (LIDAR), penginderaan jauh, jaminan kualitas kegiatan, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan kewilayahan. Karena jenjangnya setara Ahli Muda, uji kompetensi resmi hanya terbuka bagi pemohon yang memenuhi salah satu dari tiga jalur persyaratan dasar (lihat bagian Persyaratan).



“good consultant and training for mapping project”

Supriyanto Yusuf
Karyawan Swasta
“Terima kasih kepada Pak Liu dan Tim Instruktur yang telah mendampingi, sangat bermanfaat. Semoga wawasan yang diperoleh dapat dikembangkan di wilayah masing-masing untuk pemerataan pembangunan di Indonesia.”

Felix Belawing
Pegawai Pemerintahan
“Terimakasih atas pelatihan nya pak liu, sukses terus & sehat selalu 🔥”

Aep Pogba
Karyawan Swasta
“Terima kasih atas pelatihannya pak liu 🙏”

Ahmad Ridho Sastra
Staff Kementerian
“Bagus juga pelatihannya, profesional, jadi kepingin terus”

Eko Budiharto
Staff Kementerian
“Senang bisa belajar oleh pak Liu, mantaf profesional”
Ugan Rock
Karyawan Swasta
“Menyenangkan join bersama pak Liu dan tim 👍👍”
Suryati Mosliem
Pilot Drone
“Terima kasih atas pelatihannya”

Eka Sophian
Pegawai Kementerian
“Trainer Pa Liu, sangat baik dalam memberikan materi, jelas dalam memberikan contoh, semua pertanyaan dijawab dengan baik, teknis pengoperasian drone, RC, checklist, menu pada RC cukup jelas. Terima kasih Pa Liu.”

R Vicky Mohammad Taufik, S.Kom
Karyawan Swasta
Skema ini memberi pengakuan kompetensi resmi untuk jabatan Ahli Muda Survei Pemetaan Udara, disusun berbasis SKKNI bidang keselamatan kerja dan informasi geospasial, mencakup 8 unit kompetensi mulai dari manajemen risiko K3, perencanaan teknis akuisisi data (fotogrametri, LIDAR, penginderaan jauh), hingga jaminan mutu peta.
Pelatihannya terbuka untuk juru ukur dan surveyor yang sudah terbiasa dengan alat ukur konvensional dan ingin bertransisi ke metode pemetaan berbasis drone. Namun untuk mengikuti uji kompetensi resmi, pemohon harus memenuhi salah satu dari tiga jalur persyaratan dasar yang tercantum pada bagian Persyaratan, umumnya berupa latar belakang pendidikan Teknik Geodesi/Geomatika atau pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang survei pemetaan udara.
Disarankan sudah memahami dasar penerbangan drone. Jika belum, peserta bisa mengikuti program Sertifikasi Remote Pilot (RPC) terlebih dahulu.
Peserta mengikuti 2 hari pelatihan teori dan praktik, dilanjutkan simulasi dan uji kompetensi resmi di hari terakhir melalui observasi praktik, pertanyaan tertulis/lisan, dan wawancara. Sertifikat kompetensi yang terbit berlaku selama 5 tahun.
Sertifikat ini menjadi salah satu syarat kualifikasi untuk mengikuti tender proyek survei dan pemetaan di instansi pemerintah, BUMN, maupun swasta, sekaligus bukti pengakuan kompetensi jenjang Ahli Muda di bidang survei pemetaan udara.